Manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I akan berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan pelabuhan, termasuk di pelabuhan Belawan yang menjadi salah satu penggerak ekonomi Sumatera. Selama ini masa sandar kapal ataudwelling time di pelabuhan Belawan, Sumatera Utara masih sekitar empat hari. Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana dan jajarannya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menurunkan dwelling time di Pelabuhan Belawan tersebut. Antara lain dengan menyatukan tempat pemeriksaan dari Bea Cukai dengan karantina.
Dulu Pelabunan Belawan memang sempat punya waktu sandar yg usang, sampai 8 hari. Tetapi hal itu terjadi dalam masa lampau. Semenjak semua awak Pelindo bekerja keras memperbaiki layanan, pelan-pelan saat tunggu kapal semakin berkurang. Saat ini tim Pelindo terus akan mencari cara-cara lain yang bisa sebagai solusi supaya dwelling time semakin membaik.
"Kita akan terus usahakan, Belawan adalah pelabuhan kedua yang mempunyai fasilitas terpadu yang disebut Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT). Kita punya itu. Jadi pada situ kita jadikan satu antara Bea Cukai & karantina. Ada customer service, counter billing, loket karantina loket, Bea Cukai jua terdapat. Jadi satu ini seluruh fasilitasnya lengkap," terangnya.
Menurut Bambang, TPFT sebagai galat satu cara yang akan efektif buat menurunkan dwelling time di Pelabuhan Belawan. Dia menargetkan dwelling time di Pelabuhan Belawan bisa turun hingga 3 hari pada waktu dekat. Untuk itu butuh kerja keras, kerjasama & koordinasi yang baik antara semua petugas instansi terkait seperti PT Pelindo I, Bea dan Cukai, Karantina, pengguna jasa, pihak Otoritas Pelabuhan maupun Pemda.
Diharapkan melalui terobosan tersebut, persoalan dwelling time di Pelabuhan Belawan semakin baik sehingga Belawan International Container Terminal (BICT) yang merupakan pelabuhan peti kemas pertama di luar Pulau Jawa serta memiliki TPFT dapat memajukan perekonomian di Sumut seperti yang diharapkan Presiden Joko Widodo.
Ketua ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia) Surianto SH, menjelaskan pengalamannya selama ini, dwelling time (saat tunggu barang dari kapal hingga keluar pelabuhan) pada Pelabuhan Belawan (Pelindo I) paling usang hanya lima hari atau bahkan bisa lebih cepat. "Selama ini aku mencicipi di Pelindo I, dwelling time hanya memakan ketika tiga hingga lima hari, tidak sampai 10 hari. Saya memakai jasa pelabuhan di Medan sudah relatif lama ," kata Surianto, Selasa (20/9).
Pengalaman yang sama juga dirasakan Ketua Umum Kadin Sumatera Utara Bidang Logistik dan Multimoda Khairul Mahalli. Menurutnya, selama ini dwelling time di Pelindo I efektif hanya selama 3-5 hari. Ia percaya kedepan layanan ini akan ditingkatkan lebih baik lagi. Dengan dukungan dan bahu-membahu semua pihak, tentu, upaya perbaikan dwelling time terus akan dijalankan sehingga pelayanan bisa lebih cepat seperti yang diharapkan kalangan pengguna jasa.
Checking your browser before accessingPlease enable Cookies and reload the page. This process is automatic. Your browser will redirect to your requested content shortly. Please allow up to 5 seconds… |