Anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (Persero) PT Infomedia Nusantara terus menggenjot kinerja bisnisnya. Perusahaan yang bergerak pada bidang penyediaan layanan "business process managementdanquot; ini diyakini akan bisa merealisasikan targe pendapatan tahun 2016 sebanyak Rp2,5 triliun, atau meningkat kurang lebih 15 % dibanding tahun 2015.
"Dengan transformasi usaha yg sedang berlangsung, target pendapatan 2016 sebanyak Rp2,5 triliun kami yaki mampu tercapai. Sementara sampai semester I 2016 telah mencapai lebih kurang Rp1,375 triliun," istilah Presiden Direktur Infomedia, Bona LParapat, pada sela media gathering di Jakarta, Kamis.Bona menjabarkan, pencapaian target pendapat didorong berlanjutnya pertumbuhan usaha dalam empat bisnis perusahaan yaitu Customer Relationship Management (CRM), Information Technology Outsourcing (ITO), Business Process Outsourcing (BPO) & Knowledge Process Outsourcing (KPO).
Infomedia memang tengah melakukan transformasi bisnis untuk melakukan perbaikan dan menghasilkan kinerja dan keuntungan yang lebih bagus dan punya bisnis berlanjut di masa datang. "Infomedia harus menjadi pemain terdepan dalam Business Process Management di Indonesia maupun kawasan regional," katanya.
Selama tahun 2016, lanjut Bona, pendapatan terbesar Infomedia masih disumbang oleh usaha CRM yg mencapai 40 %, disusul kontribusi usaha ITO & BPO masing-masing 25 %, dan selebihnya atau lebih kurang 10 % dari bisnis KPO.
Pada segmen CRM, kontribusi tertinggi pendapatan masih disumbang dari layanan call center yang terus tumbuh sejalan dengan perkembangan teknologi. Saat ini Infomedia mempunyai sekitar lima.000 seat call center menggunakan jumlah agen mencapai lebih kurang 20.000 orang. "Di taraf nasional Infomedia menguasa pangsa pasar sekitar 35 persen, sedangkan ekspansi ke luar negeri sudah mencapai 10 negara," ungkapnya.
Bona menambahkan, secara holistik Infomedia memiliki klien hingga sekitar 150 perusahaan yg bergerka dalam 17 sektor usaha. Meski begitu, Bona mengakui selama ini rakyat cenderung mengenal Infomedia hanya sebatas layanan "Yellow Pagesdanquot; atau penyedia nomor telepon rakyat & global bisnis. "Sekarang tidak lagi. Infomedia sudah memberikan layanan menyeluruh mulai dari CRM berbasis digital & multi channel, jasa penyediaan solusi bagi klien pada menaikkan efisiensi usaha, peningkatan proses bisnis inti klien, hingga layanan data analitik," tegasnya.Sederet perusahaan mulai menurut segmen perbankan, perusahaan penerbangan maupun manufaktur & jasa bisnis lainnya mempercayakan pengelolaan jasa call center-nya pada Infomedia, misalnya Garuda Indonesia, Citilink, AirAsia. "Kami juga terus ekspansi layanan call center ke luar negeri yg saaat ini sudah mencapai 10 negara. Ekspansi akan dilanjutkan ke sejumlah negara lainnya," ujarnya.
Infomedia dalam memenuhi baku keamanan liputan yang dikelola perusahaan baik data perusahaan juga data milik pelanggan, menerima tunjangan profesi ISO 270001:2013 dari TUV Nord Indonesia. Sertifikat ini diberikan atas jaminan penyimpanan data pelanggan menggunakan memakai cloud, operasional CRM, infrastructure support activities & help desk application.
Checking your browser before accessingPlease enable Cookies and reload the page. This process is automatic. Your browser will redirect to your requested content shortly. Please allow up to 5 seconds… |