Loading Website
Diberdayakan oleh Blogger.

Laporkan Penyalahgunaan

Formulir Kontak

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Seni Menjadi Pedagang Online

Landing Page Domination

Popular Posts

21 Hari Mencari Jodoh

Kursus Advance SEO_Saung Seo

Mahir Website

The Power Of Wanita Idaman

Easy import From China

Persaingan usaha ecommerce di Indonesia memang supergila. Terutama jika melihat potret persaingannya pada tiga tahun terakhir. Kalangan investor besar baik asing & lokal ikut penetrasi pasar. Lihatlah Lazada, Zalora, Alibaba, JD.ID, blibli, hingga Mataharimall. Mereka bukan pemain kacangan. Apalagi homogen-homogen ditopang pemodal bertenaga berdasarkan luar negeri. Mataharimall.Com, milik Lippo, misalnya, meski ia pemain lokal namun esensinya jua menggunakan dana asing karena Lippo dikenal aktif berpartner dengan kalangan private equity dunia.

Potret persaingan yang semakin riuh tidak menyulutkan nyali para pemain lokal yg sejak awal memang sudah aktif pada usaha layanan ecommerce. Salah satunya Saqina.Com, pemain ecommerce lokal yg juga galat satu pionir ritel online pakaian muslim. Perusahaan yg dibangun pasangan Mohamad Rosihan-Ines Handayani ini terus eksis meski kini dalam kepungan pemain asing.

Sejak awal penetrasinya 2008, Saqina.Com memang eksklusif memperlihatkan keberadaan hingga sekarang menjadi salah satu pemain utama pada bisnsi ecommerce busana muslim. Rosihan-Ines sukses memadukan pengalaman jualan offline dengan pengetahuan dunia online-nya. Maklum, sebelum pindah ke kuadran entrepreneur, Rosihan sendiri pernah berkarir di Detik.Com Group.

Saqina.Com mulai diujicoba pada bulan Ramadan tahun 2008. Sebelumnya perusahaan ini sudah punya delapan toko fisik kostum muslim. Pasangan ini lalu menginvestasikan ruang, barang, sumber daya manusia, sistem, dan teknologi buat memulai berjualan online.

Gayung bersambut. Respon pasar terhadap layanan online ini relatif bagus & pada luar dugaaan. Sejak itulah Saqina.Com terus melaju menggunakan aneka macam acara promosi yg dilakukan, dan tawaran produk-produk pakaian muslim menggunakan model-contoh yang kekinian alias ngetop.

Pasangan ini pula makin aktif pada berpromosi. Misalnya dengan mengiklankan Saqina.Com di majalah, Facebook, portal kabar online, dan mesin pencari Google. Diakui Rosihan, beriklan pada media online sangat akbar pengaruhnya buat membentuk trafik kunjungan ke situs web Saqina.Com.

Ia membantah ketika disebut punya modal besar. "Modal yang saya pinjam dari bank Rp 100 juta. Rp 45 jutanya saya pakai untuk beriklan," kata Rosihan  pada sebuah event. Biaya beriklan memang tak bisa disebut murah. Karena itu, Rosihan memilih momentum dan media yang pas untuk mengiklankan Saqina.com. Prediksi momentum dan media yang dipilih Rosihan, ternyata sangat tepat. Trafik dan transaksi di Saqina.com meningkat pesat.

Ia selalu mengukur efektivitas setiap iklan yang dipasang, bagaimana efeknya terhadap trafik & tentu saja, transaksi. Trafik memang penting dalam usaha e-commerce, tetapi sine qua non transaksi supaya kapital yg telah dimuntahkan sanggup diputar. Hasil transaksi itu digunakan buat operasional dan diputar lagi untuk beriklan. Untungnya, porto operasional toko online tidak sebesar toko fisik.

Rosihan berpendapat, pada usaha e-commerce, harus ada hal sederhana yang bisa dipahami secara luas menjadi sesuatu yang mampu dipercaya. Setelah tergiur menggunakan harga murah yg ditawarkan, calon pembeli akan mengecek dapat dipercaya, dan mencari sesuatu yg bisa dianggap.

Keberadaan jaringan toko fisik Saqina dimanfaatkan Rosihan buat menciptakan kepercayaan . "Saat Saqina.Com pertama kali dirilis, page di situs web yang paling banyak dikunjungi adalah Jaringan Toko," tutur Rosihan. Halaman ini memberi liputan mengenai eksistensi toko fisik, foto toko dan koleksi, alamat, angka telepon, dan peta digital.

Hingga kini , terdapat saja orang yang tiba ke tempat kerja sentra Saqina.Com pada Jakarta Selatan, hanya sekedar memastikan apakah pada sana sahih tempat kerja Saqina.Com. Kebanyakan mereka yg tiba mengecek merupakan saudara atau kerabat dari calon pembeli pada wilayah, yg hendak memesan barang pada jumlah besar .

Pelayanan yang cepat & customer service jua sebagai hal penting pada usaha e-commerce. Calon pembeli seringkali mengajukan pertanyaan mengenai barang yang ingin dibeli. Saqina.Com sendiri sudah diperkuat tim yang lengkap, mulai menurut yg menangani customer service, pengadaan barang, kontrol kualitas, foto produk, pengodean, pmberian harga & label, update situs web, inventoring, hingga administrasi. Untuk urusan pengiriman barang, Saqina.Com mempercayakannya pada pihak ketiga.

Menurut Rosihan, kebanyakan pelaku bisnis e-commerce merupakan mereka yang memiliki latar belakang teknologi keterangan. Nah, terkadang mereka masih terpaku dalam kerangka berpikir TI, yang terobsesi membuat situs webnya jadi sekeren mungkin, lengkap menggunakan sistem pembayaran yang canggih. Padahal, kata Rosihan, pelaku seharusnya fokus dalam bisnis, mulai dari taktik pemasaran dan mengatur pasokan dan permintaan. "Saya menerapkan sistem tradisional buat situs web. Sederhana dan mudah," kata Rosihan yg jua mempunyai latar belakang TI.

Sampai 2010, Saqina.Com masih menggunakan domain open source yang bayarannya hanya Rp 20.000 per bulan. Barulah dalam 2011, Saqina.Com sudah menggunakan server sendiri. Tahun depan, dia baru mau menerapkan metode pembayaran menggunakan kartu kredi.

Selama ini Rosihan realistis melihat berita bahwa orang Indonesia belum sepenuhnya percaya pada metode pembayaran menggunakan kartu kredit. Sejak 2008, kebanyakan pembeli pada Saqina.Com melakukan pembayaran dengan transfer berdasarkan ATM dan internet banking. "Cara melacak transaksinya sangat mudah, kita kasih harga yang nominal akhirnya ganjil . Pembeli wajib bayar dengan nominal yg akhirannya gasal itu, kita suruh agar jangan digenapi," terperinci Rosihan.

Rosihan memandang bisnis di internet punya pasar yg tidak terbatas. Pembeli tiba berdasarkan mana saja, dengan kesukaan yg majemuk. Lantaran itulah, wajib pintar-pintar menjaga pasokan barang. Rosihan mengaku, Saqina.Com tidak hanya berlaku menjadi produsen & pemasok pakaian muslim, namun jua masih mencari produk dari sentra-sentra grosir dan menjalin kerjasama menggunakan perusahaan konveksi lainnya.

Yang niscaya, manajemen Saqina.Com yakin kedepan usaha ecommerce pakaian muslim yg dikelolanya akan terus berkembang. Bahkan waktu ini Saqina.Com pula mulai memperlihatkan banyak sekali item produk lain pada luar busana muslim. Meski pada kepungan pemain asing, Saqina.Com & juga ecommerce milik pemain lokal lainnya akan tetap eksis menggunakan strategi dan kreatifitasnya masing-masing. Tentunya kita akan lebih senang kalau pemain-pemain lokal seperti Saqina.Com akan terus berkembang dan berhasil menjadi tuan rumah atau ikon pada negerinya sendiri. Salam (darmadi)

Checking your browser before accessing

This process is automatic. Your browser will redirect to your requested content shortly.

Please allow up to 5 seconds…

DDoS protection by Cloudflare
Ray ID: