PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) hari ini mengumumkan hasil audit untuk periode enam bulan pertama yang berakhir per 30 Juni 2017. XL Axiata berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja yang menggembirakan di kuartal 2 tahun 2017. Pendapatan terus tumbuh menjadi Rp 5,7 triliun, dan ini merupakan pertumbuhan yang terjadi secara beruntun dalam 3 kuartal terakhir. Pertumbuhan pendapatan jasa yang kuat ini ikut mendorong diraihnya laba bersih sebesar Rp 95 miliar. Hasil kinerja ini tidak terlepas dari penerapan secara konsisten Agenda Transformasi 3R yang telah XL Axiata jalankan sejak 2015 untuk menjadi Data Focused Company.
Kuatnya kinerja XL Axiata pada kuartal 2 tahun 2017 ini terlihat dari pertumbuhan yang terus terjadi secara konsisten dibandingkan kuartal sebelumnya, maupun dibandingkan periode yg sama tahun lalu. XL Axiata mencatat pertumbuhan pendapatan sebanyak 8% QoQ atau meningkat 8% YoY. Sementara itu pada laba bersih tercatat meningkat 71% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan pendapatan jasa antara lain didorong sang semakin kuatnya pertumbuhan pendapatan menurut layanan Data, yaitu sebesar 18% QoQ & 72% YoY, & menaruh kontribusi sebanyak 67% dalam total pendapatan jasa XL Axiata.
Presiden Direktur/CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengungkapkan, ?Sepanjang semester 1 2017 kami sudah meluncurkan sejumlah inisiatif secara menyeluruh di setiap lini bisnis kami buat sahih-benar mampu menghadirkan kualitas layanan sinkron dengan ekspektasi pelanggan. Seiring dengan peningkatan kualitas jaringan data, kami meluncurkan sejumlah program layanan data yg memperlihatkan manfaat lebih banyak kepada pelanggan, dan memperkuat penerapan dual merk ?XL? Dan ?AXIS? Buat mampu secara efektif meraih pelanggan yg tepat.?
Dian menjelaskan, sesuai dengan komitmen untuk berfokus dalam penyediaan layanan data berkualitas, XL Axiata telah membangun 93.507 unit BTS per akhir semester 1 2017, dengan lebih 42.000 unit di antaranya adalah BTS 3G & hampir 14.000 unit adalah BTS 4G LTE. Sebagai hasilnya, kini daerah cakupan layanan data terus semakin luas, yaitu total 400 kota/kabupaten terjangkau layanan 3G dan U900, termasuk kota-kota mini di luar Jawa.
Perluasan jaringan 4G LTE pula berlangsung secara massif. Hingga Juni 2017 sebanyak 288 kota/kabupaten telah terjangkau layanan internet cepat ini, termasuk di antaranya puluhan kota pada Sumatera, Kalimantan, & Sulawesi. Untuk daerah Jawa, hampir semua kota-kabupaten pada wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, & Jawa Timur, sudah terlayani 4G LTE. Peningkatan kualitas jaringan data yg berkesinambungan tadi termasuk pula perluasan jaringan 4G LTE, telah mendorong taraf ketenangan pelanggan dalam mengakses layanan-layanan data.
XL Axiata telah menaikkan jumlah jaringan pada daerah luar Jawa dan mempersempit kesenjangan dengan kompetitor pada setahun terakhir ini. Hal tadi didukung juga dengan banyak sekali penemuan & penawaran layanan data yg menarik sebagai akibatnya pangsa pasar pada luar Jawa meningkat. Dengan demikian, perusahaan telah melihat bahwa pertumbuhan pendapatan di luar Jawa juga memberikan kontribusi atas kuatnya pertumbuhan pendapatan pada kuartal ini & karenanya akan terus serius pada investasi yang lebih banyak di luar Jawa & terus memanfaatkan momentum positif ini.
Sebagai output perluasan dan peningkatan kualitas layanan data tersebut, tercatat peningkatan trafik layanan data hingga hampir 3x lipat dibandingkan periode yang sama tahun kemudian. Khusus buat trafik layanan 4G, tercatat peningkatan sampai 13x lipat dibandingkan semester 1 tahun 2016. Bahkan dalam liburan Lebaran 2017 kemudian, trafik layanan data XL Axiata melonjak sampai 218% YoY, yang berarti tertinggi dibandingkan operator lainnya. Jumlah pelanggan layanan data juga terus meningkat, & ketika ini mencapai 35,3 juta pelanggan atau sekitar 70% dari total pelanggan XL Axiata.
Menangkap momentum positif ini, XL Axiata menindaklanjutinya dengan antara lain meneruskan program bundling dengan ponsel smartphone yg menawarkan kemudahan kepada pelanggan buat menerima smartphone majemuk tipe beserta paket layanan data yang menarik menurut XL Axiata. Hingga akhir Juni 2017, jumlah pelanggan yang memakai smartphone juga terus meningkat & sebagai kurang lebih 67% berdasarkan total pelanggan. Sementara itu, pelanggan layanan XL 4G LTE pula terus tumbuh & sudah mencapai kurang lebih 40% menurut total pelanggan.
Terus bertambahnya pelanggan yg beralih memakai layanan data 4G juga nir terlepas menurut berhasilnya penerapan taktik dual brand untuk produk layanan XL Axiata, yaitu XL yg ditujukan buat pelanggan segmen ?Kerah putih?, dan AXIS buat pelanggan segmen anak muda. Pada kedua brand tadi, XL Axiata sudah meluncuran acara-acara promo layanan data yg menaruh benefit lebih buat pelanggan.
Salah satu program promo yang mendapatkan sambutan sangat cantik berdasarkan pelanggan adalah ?Xtra Combo? Yg menyediakan paket ?YouTube Tanpa Kuota?. Promo ini menunjukkan benefit berupa akses perdeo ke YouTube sampai kuota tertentu, serta bonus menarik untuk layanan telepon dan SMS. Selain itu, pelanggan segmen anak muda juga tertarik pada acara promo AXIS HITZ yang memperlihatkan keuntungan berupa tarif menelpon irit Rp 99 per mnt & bonus mengirimkan SMS pada jumlah yg banyak ke seluruh operator. Selain itu pula masih ada insentif tambahan berupa akses chatting menelepon, & video call melalui aplikasi chatting WhatsApp, LINE, dan BBM yang berlaku pada jaringan 4G/3G/2G sepuasnya setiap hari.
XL Axiata juga terus menaikkan daya tarik layanan XL Prioritas, yg merupakan produk pascabayar. Seiring menggunakan terus menaikkan popularitas layanan ini pada rakyat, jumlah pelanggan XL Prioritas terus semakin tinggi signifikan. Selain itu, pelanggan high value jua sudah merespon dengan baik kehadiran merek premium ini termasuk menggunakan keseluruhan pengalaman layanan yang lebih baik. Selain itu, upaya XL Axiata buat lebih memenuhi permintaan atas layanan internet berkecepatan tinggi melalui layanan mobile broadband (MBB) ?XL GO? Juga terus mendapatkan respon yang menjanjikan dari masyarakat. Pelanggan layanan ?XL Go? Sudah mencapai lebih dari 120.000 pelanggan atau semakin tinggi 284% dari pertama kali diluncurkan dalam paruh kedua tahun 2016 lalu.
Semua kerja keras XL Axiata tadi telah berhasil meningkatnya total jumlah pelanggan menjadi lebih 50,lima juta pelanggan, meningkat 15% dibandingkan periode yg sama tahun kemudian. ARPU blended XL Axiata di kuartal 2 sebesar Rp 34.000, semakin tinggi tiga% menurut kuartal sebelumnya. Pencapaian ini sejalan menggunakan rencana transformasi yang berfokus meraih pelanggan yg berkualitas sesuai sasaran menjadi bagian berdasarkan Agenda Transformasi.
Di kuartal 2, XL Axiata mencetak laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) yang meningkat 12% QoQ menjadi Rp 2,1 triliun. EBITDA margin juga meningkat 1,5% QoQ menjadi 36,5%, sebagai hasil dari fokus XL Axiata pada profitabilitas yang merupakan inti dari Agenda Transformasi. Faktor utama dalam pencapaian pertumbuhan EBITDA tersebut adalah pertumbuhan pendapatan yang kuat seiring dengan efisiensi biaya. Selain itu, ada pula karena pengaruh dari program peningkatan upaya dari sisi Sales dan Marketing untuk membangun kesadaran pelanggan melalui program U900 dan peluncuran layanan 4G di berbagai kota/kabupaten secara massif.
Seiring dengan rencana Transformasi, XL Axiata pula terus berusaha memperkuat Neraca Keuangan (Balance Sheet Management). Salah satu aksi korporasi yg sudah dilakukan adalah meluncurkan penawaran Sukuk Ijarah tahap kedua pada April 2017 kemudian. Dana menurut penawaran umum tadi terutama digunakan buat pembiayaan kembali dan memperpanjang pinjaman XL Axiata yang berdenominasi Rupiah. Hal ini akan semakin memperkuat portofolio utang XL Axiata yang akan berdampak pada rasio utang higienis Perseroan terhadap EBITDA permanen terjaga pada taraf yang sehat, yaitu pada bawah 2x. Neraca yg kuat adalah landasan bagi aspirasi XL Axiata buat menjadi pemimpin dalam ruang digital.
Agenda Transformasi XL Axiata terdiri dari Revamp (Mengubah) ? Mengubah contoh bisnis pencapaian pelanggan (menurut 'volume' sebagai 'value') disertai taktik distribusi serta perbaikan portofolio produk buat meningkatkan pendapatan. Rise (Meningkatkan) ? Menaikkan nilai merk XL dan menggunakan strategi dual-merk menggunakan AXIS buat menyasar banyak sekali segmen pasar yg berbeda. Reinvent (Menemukan kembali) ? Menumbuhkan aneka macam inovasi usaha melampaui model usaha yang digunakan waktu ini.
PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) penekanan menyediakan layanan digital guna menaruh kemudahan bagi aktifitas kehidupan warga serta mendorong perkembangan ekonomi digital Indonesia. Mulai beroperasi secara komersial semenjak 8 Oktober 1996, XL Axiata ketika ini menyediakan majemuk layanan bagi pelanggan ritel & korporat yg didukung jaringan luas & berkualitas pada seluruh Indonesia. Sejak Desember 2014, XL telah mengimplementasikan jaringan 4G LTE, yang dilanjutkan menggunakan pengembangan 4G LTE komersial skala nasional pada bulan Juli 2015. XL Axiata merupakan bagian dari Axiata Group beserta dengan Celcom (Malaysia), Dialog (Sri Lanka), Robi (Bangladesh), Smart (Cambodia), Ncell (Nepal), Idea (India), dan M1 (Singapore).
Checking your browser before accessingPlease enable Cookies and reload the page. This process is automatic. Your browser will redirect to your requested content shortly. Please allow up to 5 seconds… |