Loading Website
Diberdayakan oleh Blogger.

Laporkan Penyalahgunaan

Formulir Kontak

Cari Blog Ini

Arsip Blog

Seni Menjadi Pedagang Online

Landing Page Domination

Popular Posts

21 Hari Mencari Jodoh

Kursus Advance SEO_Saung Seo

Mahir Website

The Power Of Wanita Idaman

Easy import From China

Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Bramantyo Satyamurti Poerwadi menginformasikan pemerintah Jepang akan membantu pengembangan kelautan dan perikanan di enam pulau terluar di Indonesia yang dananya  ditargetkan akan terealisasi pada tahun 2018 mendatang.

Bramantyo menyebutkan, kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Jepang ini rencananya akan dibahas lebih lanjut sang Presiden Joko Widodo & Perdana Menteri Shinzo Abe.

"Rencananya, akhir tahun ini Pak Presiden akan bertemu menggunakan Mr Abe & akan didiskusikan buat dimulai. Insya Allah tahun depan, (bantuan Jepang di enam pulau terluar Indonesia) sudah sanggup dijalankan," istilah Bramantyo, pada wartawan, di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Rabu (6/9/2017).

Rencananya, Jepang akan membantu pengembangan enam pulau terluar, khususnya dalam bidang kelautan dan perikanan pada Pulau Sabang, Natuna, Morotai, Saumlaki, Moa, dan Biak.

Pemerintah Jepang akan membantu pembangunan pelabuhan perikanan, pasar, coastal radar, serta sistem satelit terbuka pada enam pulau terluar Indonesia.

Dia menyebutkan, sistem satelit dan coastal radar akan membantu mengawasi keamanan perairan pada sana.

"Intinya akan dibangun pelabuhan perikanan & rehabilitasi pasar. Selain itu, Jepang pula akan memberikan technical assistance buat pembangunan national fisheries center yg akan ada di Muara Baru," kata Bramantyo.

Rencananya bantuan akan diserahkan dalam bentuk hibah oleh pemerintah Jepang. Hanya, Bramantyo belum mengetahui niscaya besaran bantuan gratis yg akan diberikan.

"Finalisasi (nilai hadiah) saat kami mengirim (proposal) ke sana terus direview sang mereka dan Jepang juga perhitungannya detail. Jadi sebelum perhitungannya firm, saya belum mampu sampaikan," istilah Bramantyo.

Checking your browser before accessing

This process is automatic. Your browser will redirect to your requested content shortly.

Please allow up to 5 seconds…

DDoS protection by Cloudflare
Ray ID: