Kawana Golf Residence Tahap Dua
Setelah berhasil Sold Out pada tahap pertama, PT Grahabuana Cikarang selaku pengembang Jababeka Residence kembali meluncurkan apartemen kelas atas Kawana Golf Residence tahap kedua. Presiden Direktur PT Graha Buana Cikarang Sutedja S. Darmono, menjelaskan, pada termin pertama di bulan Desember 2017 kemudian, 130 unit produk premium besutannya sanggup terserap habis, berdasarkan semula ditargetkan 6 lantai berhasil terjual menggunakan total 10 lantai. "Ini sangat extarordinary, kami membuat satu terobosan baru, market properti baru pada Indonesia. Ditengah syarat pasar seperti ini ternyata tetap kencang bahkan oversold. Semoga mampu sold out fase kedua ini," ucapnya.
Tingginya isu terkini pembeli, menurutnya, nir lepas dari kepercayaan konsumen terhadap produk-produk properti Jababeka Residence, selain penyelesaian proyek tepat saat & Capital Gain yang ditawarkan, Yield 12 % pertahun juga menjadi faktor pemicu kesuksesan penjualan Apartemen Kawana Golf Residence.
Selain itu, maraknya pembangunan infrastruktur ke sisi Timur Jakarta misalnya elevated toll road yang akan rampung tahun 2019, MRT pada 2019, LRT berdasarkan Jakarta ke Cikarang juga turut berdampak positif pada tingginya investasi pada produk-produk Jababeka Residence.
Apartemen Green Valley Bogor
Eureka Group melalui gerombolan usahanya PT Nusa Raya Propertindo (NRP) sedang berbagi kondominium hotel (kondotel) pada Bogor. Perusahaan sudah mengambil alih pengembangan proyek Apartemen Green Valley Bogor di daerah Bogor Nirwana Resort (BNR) yang kini berganti manajemen & nama sebagai Bogorienze Hotel.
Di atas lahan seluas empat hektare akan dibangun 2 tower menggunakan konsep holiday kondo & kondotel. Target pasar yg dibidik adalah buat aktivitas MICE (meeting, incentives, conferences, and event).
?Ada 2 tower yang dibangun, yakni satu tower menjadi holiday kondo dan satu tower lagi berkonsep kondotel,? Ungkap Direktur Utama PT NRP, Lukman Purnomosidi pada wartawan, baru-baru ini.
Dia menambahkan buat tower pertama dengan 300 unit kini telah terselesaikan konstruksinya setinggi 10 lantai, bahkan siap diserahterimakan dalam awal 2018. Tower ini awalnya di konsep sebagai apartemen namun diubah menjadi holiday kondo. Hal itu didukung kondisi lahannya yang berkontur tinggi menggunakan view Gunung Salak. Bangunan tertinggi pada Bogor tersebut akan menerapkan konsep healthy living.
Menurut Ketua Umum DPP REI Periode 2004-2007 itu, ketika ini usaha MICE pada kawasan BNR sangat prospektif dan sedang gencar-gencarnya. Beberapa proyek apartemen dan hotel baru segera muncul dan hadir meramaikan industri MICE di daerah tersebut. Potensi ini juga terlihat berdasarkan tingginya tingkat hunian hotel di kawasan tersebut, yg rata-homogen mencapai pada atas 80 persen.
Apartemen Tamansari Amarta
Patraland, anak usaha PT Pertamina melalui PT Patra Jasa mengakuisisi 2 proyek apartemen PT Wijaya Karya Tbk (Wika), yaitu Tamansari Urbano di Bekasi (Jawa Barat) besutan PT Wika Gedung & Tamansari Amarta (Yogyakarta) yg dikembangkan PT Wika Realty.
Wika Realty dan Wika Gedung sebagai kontraktor masing-masing proyek. ?Misalnya, Tamansari Amarta berisi 750 unit apartemen dan kondotel itu mereka beli semua, kita yg bangunin,? Ujarnya.
Tamansari Amarta akan dibangun dua tower (750 unit) terdiri dari kondotel (apartemen yg dioperasikan sebagai penginapan) dan apartemen tingkatan (milik). Pembangunan proyek sudah mencapai termin pondasi. Tipe unitnya 1-2 kamar (bed room/BR) 28-75 m2 seharga mulai dari Rp23 jutaan/m2.
Sedangkan Tamansari Urbano dekat stasiun kereta komuter Bekasi akan dibangun 3 menara (1.700 unit) mulai berdasarkan tipe studio 24 m2 menggunakan harga waktu ini Rp396-684 juta/unit (harga kredit pemilikan apartemen/KPA). Saat ini tower pertama pada proses pembangunan menggunakan penjualann sudah mencapai 60 %. Sedang dipersiapkan peluncuran menara ke 2.
Selain 2 proyek akuisisi itu, Patra Land jua melakukan pengembangan proyek sendiri seperti Puri Jayasri di Jl Maruga II, Serpong, Tangerang Selatan (Banten) berisi rumah tapak tipe 54-90 m2 menggunakan kaveling 74-143 m2 seharga Rp790 juta-1,4 miliaran/unit, dan proyek hunian dicampur ruang kantor small office home office (SOHO) Patra Park pada Cirebon, Jawa Barat, seharga Rp2,lima-3,2 miliar/unit (tipe 75-90/233-278).
Revata Malioboro Yogyakarta
PT Sayana Revata Bumijo, anak usaha Loka Revata Group menggarap proyek properti senilai Rp 1,65 triliun di dua lokasi tidak sinkron. Proyek tadi mencakup hunian vertikal pada Yogyakarta & proyek properti terpadu di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Prospek usaha apartemen di Kota Yogyakarta relatif potensial. Lantaran itu, lanjut beliau, pihaknya menyodorkan 240 unit apartemen dengan konsep yg menyerap kearifan lokal. Tema arsitektur lokal yang mengedepankan corak batik Yogyakarta amat menonjol di proyek apartemen pada pusat kota Pelajar tersebut. "Prospek bisnis apartemen cukup cantik di Yogyakarta. Karena itu, kami membanderol harga Rp 600 juta per unit," jelas dia.
Apartemen yang ditawarkan memiliki berukuran lebih kurang 27 meter persegi (m2). Sedangkan segmen yang disasar merupakan kelas kelas menengah ke atas. "Target pasarnya selain dari orang Yogyakarta sendiri, juga berdasarkan kalangan wisatawana yang kerap berkunjung ke kota wisata tersebut," tambah Dennis.
Yogyakarta bukan kota baru bagi Loka Revata Group. Sebelumnya, kelompok usaha ini menggarap proyek hunian tapak di Yogyakarta. Seiring pertumbuhan kota, Loka Revata Group melirik usaha hunian vertikal.
Grand Eschol Residence
PT Mahakarya Agung Putera (MAP) merupakan pengembang Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel. Pembangunan Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel meliputi 707 unit apartemen, 219 unit kondotel, dan 150 unit SOHO. Lokasi Grand Eschol Residence & Aston Karawaci City Hotel berada di area CBD Tangerang yaitu di antara Lippo Karawaci, Paramount Serpong, Summarecon Serpong dan BSD.
Fasilitas Condotel akan di kelola oleh Aston dengan Return Of Investment (ROI) yang timbul dari kerjasama pengelolaan antara pemilik condotel dengan operator Aston.
Apartemen Marigold
Apartemen Marigold ini dikembangkan di kawasan elit Nava Park BSD yang dikenal sebagai pengembangan kawasan berkonsep resort. Nava Park sendiri memiliki fasilitas Country Club seluas 2,5 ha yang dilengkapi dengan alfresco dining & bar, perpustakaan dan ruangan video, miniatur putting golf, kolam renang, gym dan spa, lapangan tenis dan badminton. Lalu didukung dengan Botanical Park seluas 10 ha dan danau sebagai tampungan air seluas 3,5 ha. Dua menara pertama yang diklaim sudah terjual di atas 90% itu ditargetkan sudah bisa serah terima pada September 2018.
Serpong Garden Apartment
Render proyek Serpong Garden Apartment yang digarap oleh PT Hutama Anugerah Propertindo di Cisauk, Serpong. Proyek Serpong Garden Apartment yang sudah akan memasuki proyek tahap kedua dengan rencana merilis proyek menara keduanya.
Proyek ini dikembangkan oleh PT Hutama Anugerah Propertindo dengan lokasi proyek di Cisauk, Serpong. Serpong Garden dilepas dengan banderol harga perdana berkisar Rp260 juta atau sekitar Rp13 juta per m².
Serpong Garden Apartment dikembangkan di atas lahan seluas 2,7 hektar dengan rencana pengembangan sebanyak empat menara setinggi 28 lantai dengan nilai investasi diklaim mencapai Rp1,2 triliun.
Proyek apartemen ini berada di kawasan perumahan Serpong Garden yang memiliki luas kawasan mencapai 45 ha. Proyek ini dikembangkan oleh PT Harapan Inti Persada. Dalam pengembangan apartemen Serpong Garden ini terjadi kolaborasi antara Harapan Inti dan Karya Cipta Group dengan mendirikan perusahaan baru bernama PT Hutama Anugerah Propertindo. Pingki Elka Pangestu, adik mantan Mendag Marie Elka Pangestu yang juga aktif jadi pengembang, tercatat menjadi komisaris di Karya Cipta Group yang menjadi mitra dalam pengembangan apartemen tersebut.
Majestic Land Apartment
Direktur Utama Majestic Land Wisnu Tri Anggoro mengatakan, pasar properti di Yogyakarta sangat potensial. Proyek kondotel yang digarap Majestic Land diserap pasar dengan cepat. Sudah lebih 89 persen dari 124 unit yang ditawarkan diserap oleh konsumen. Majestic Land membanderol kondotel berkisar Rp 992 juta sampai dengan Rp 2,2 miliar per unit. Kondotel yang bakal dikelola oleh operator hotel Best Western ini berdiri di atas lahan seluas 1.682 meter persegi (m2) di kawasan premium Yogyakarta, Jalan Adisucipto KM 4 Janti, Depok, Sleman, Yogyakarta.
Apartemen Sentraland, Semarang
Sentraland rencanaya akan dibangun dengan ketinggian terdiri dari 20 lantai. Dibangun PT Propernas Griya Utama milik BUMN Perumnas ini, dana yang digunakan sebesar Rp 650 Miliar dalam waktu antara 8 sampai 10 tahun bisa kembali modal. Hanya dari bangunan hotel sebagai produk komersial yang melakukan kerjasama dengan operator Harris Hote. Apartemen dan condotel yang berada di Sentraland Semarang ini mempunyai kelebihan yaitu adanya legalitas sertifikat induk strata Taito per unit apartemen dan per unit condotel. Sentraland yang berlokasi di Pusat Kota di Jalan Ki Mangunsarkoro No.36 Semarang, bakal melengkapi kebutuhan warga masyarakat yang ingin melakukan shopping serta menginap hotel dan Condotel managed bay Harris Hotel bintang empat terkemuka dan memiliki jaringan internasional. Sentraland dilengkapi areal parkir berkapasitas 550 mobil yang ditempatkan di basemant. Sedangkan kapasitas kamar hotel mencapai sebanyak 167 unit, terdiri 140 di antaranya tipe standar, 9 unit tipe deluxe dan 18 unit tipe Junior Suite serta dilengkapi 355 apartemen dan kolam renang yang dibangun menyatu.
Apartemen Khusus Wanita Depok
PT Graha Loka Pangestu (GLP) juga membawa konsep unik dalam membangun apartemennya. GLP membangun Apartemen Adhigrya Pangestu atau Female Apartment. Inilah hunian vertikal pertama di tanah air yang akan dihuni khusus oleh para wanita.
Female Apartment dibangun di atas lahan 2.112 meter persegi di Jalan Margonda Raya. Bangunan apartemennya hanya satu tower, tetapi meliputi 21 lantai dengan 551 unit dan difasilitasi ruang pertemuan, sky lounge, guest house, dan satu lantai penthouse. Apartemen ini dipasarkan dengan harga mulai Rp500 juta atau Rp 21.5 juta per meter persegi. Saat ini sudah terjual 40%.
Podomoro Golf View (PGV), Cimanggis
Agung Podomoro Land menempatkan pembangunan apartemen murah Podomoro Golf View (PGV) dengan memilih kawasan Cimanggis. Proyek seluas 100 hektar ini diharapkan mampu mendukung pemerintah dalam menyediakan satu juta rumah bagi masyarakat. Di sini, akan berdiri 25 tower apartemen, dengan 37.000 unit hunian. Saat ini, tahap pertama sedang dibangun 3 unit tower dengan kapasitas lebih dari 3.000 unit.
Nantinya, PGV akan dikembangkan menjadi sebuah superblok baru yang dilengkapi berbagai sarana modern meliputi mall, sport center, LRT station, hotel, rumah sakit, taman kota, pasar modern, tempat ibadah, shuttle bis, dan sarana pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Sudah ada 3 unit tower apartemen yang sedang dibangun, yakni Tower Dahoma, Tower Balsa, dan Tower Cordia. PGV menawarkan tiga tipe apartemen, yakni tipe studio seharga Rp198 juta, tipe 2 kamar seharga Rp330 juta, dan tipe 3 kamar seharga Rp470 juta.
Checking your browser before accessingPlease enable Cookies and reload the page. This process is automatic. Your browser will redirect to your requested content shortly. Please allow up to 5 seconds… |